Perkuat Materi Fikih, Siswa Kelas 8B SMPN 1 Kapongan Praktik Simulasi Ibadah Haji
Kapongan, 20 Mei 2026 — Dalam rangka memperkuat pemahaman materi Fikih, khususnya mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, siswa-siswi kelas 8B SMPN 1 Kapongan mengikuti kegiatan Simulasi Ibadah Haji pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dibimbing secara langsung oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Ibu Dra. Umi Kalsum. Dengan memanfaatkan miniatur Ka'bah yang tersedia di lingkungan SMPN 1 Kapongan, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung berbagai rangkaian dalam pelaksanaan ibadah haji.
Kegiatan simulasi ini dirancang agar materi yang selama ini dipelajari di dalam kelas dapat dipahami secara lebih nyata. Siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengikuti tahapan-tahapan manasik haji melalui praktik secara berurutan.
Mempraktikkan Rangkaian Ibadah Haji
Prosesi simulasi diawali dengan melafalkan niat ihram dari titik miqat. Setelah itu, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya dengan mempraktikkan wukuf di Padang Arafah. Selanjutnya, siswa melakukan simulasi perjalanan menuju Muzdalifah dan mengambil kerikil yang kemudian digunakan untuk praktik lempar jumrah, meliputi Jumrah Ula, Jumrah Wustha, dan Jumrah Aqabah. Rangkaian simulasi kemudian dilanjutkan dengan tawaf, yaitu mengelilingi replika Ka'bah sebanyak tujuh putaran. Setelah menyelesaikan tawaf, para siswa mempraktikkan sa'i, yaitu berjalan dan berlari-lari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah.
Sebagai penutup rangkaian simulasi, siswa mengikuti prosesi tahallul, yaitu praktik memotong rambut sebagai salah satu bagian dari rangkaian pelaksanaan ibadah haji.
Belajar Fikih melalui Praktik Langsung
Simulasi ibadah haji ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara dan rangkaian ibadah haji, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk menanamkan berbagai nilai karakter kepada peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, siswa dilatih untuk memiliki kedisiplinan, kesabaran, ketertiban, tanggung jawab, serta rasa kebersamaan. Mereka juga belajar mengikuti setiap tahapan kegiatan secara tertib dan saling membantu selama proses simulasi berlangsung. Pemanfaatan fasilitas miniatur Ka'bah SMPN 1 Kapongan menjadi salah satu sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman lebih nyata kepada siswa. Dengan pembelajaran berbasis praktik, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami materi Fikih sekaligus mampu mengingat tahapan-tahapan ibadah haji dengan lebih baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen SMPN 1 Kapongan dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna, sehingga ilmu yang diperoleh siswa tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui kegiatan simulasi ini, siswa-siswi kelas 8B semakin memahami tata cara ibadah haji serta tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan agama, kedisiplinan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.